
Kenali Dulu Cara Kerjanya!
Kebersihan ruangan bukan hanya debu dan kotoran yang perlu diperhatikan. Mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur juga dapat berada di udara maupun menempel pada berbagai permukaan bahkan di area yang sulit dijangkau seperti kolong kasur, sela-sela rak dekat tembok, dan banyak lagi area yang berpotensi jadi tempat tumbuhnya bakteri, virus, serta jamur. Oleh sebab itu, diperlukan pembersihan yang berkala juga konsisten secara jangka waktu. Sebelum memilih yang tepat untuk sterilisasi ruangan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu mengenai cara kerja dari masing-masing.
Disinfeksi Ruangan
Menggunakan cairan bahan kimia yang telah diformulasikan untuk menonaktifkan atau membunuh mikroorganisme pada permukaan tertentu. YukBersihin menggunakan bahan disinfektan dari Hidrogen peroksida (H2O2). Salah satu keunggulan adalah sifatnya yang ramah lingkungan, tidak berwarna, tidak berbau dan aman untuk kesehatan termasuk bayi dan anak-anak. Bahkan aman jika terkena makanan (foodgrade).
Dalam praktiknya, efektivitas disinfeksi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- jenis bahan disinfektan,
- konsentrasi,
- waktu kontak,
- kondisi permukaan,
- keberadaan kotoran atau material organik,
- serta cara aplikasinya.
Sinar UV
Berbeda dengan disinfektan, UV menggunakan energi cahaya ultraviolet untuk merusak materi genetik mikroorganisme sehingga mikroorganisme tersebut tidak lagi dapat berkembang atau menginfeksi.
Sinar UV bekerja berdasarkan paparan langsung. Area yang tidak mendapatkan intensitas atau dosis UV yang memadai dapat memiliki tingkat efektivitas yang berbeda.
Misalnya, mikroorganisme yang berada:
- di balik furnitur,
- di bawah meja,
- di celah-celah,
- di permukaan yang terhalang benda lain,
- atau di area yang tidak terkena paparan langsung
Dalam realitanya, disinfeksi lebih disarankan untuk mensterilisasi ruangan sebab area jangkauan yang lebih luas dan mendalam, serta keamanan yang tinggi seperti tidak berisiko pada mata, kulit, akibat paparan dari metode sterilisasinya.
Kapan Seharusnya Melakukan Treatment Disinfeksi di Rumah atau Ruangan?
Rutinitas pembersihan ruangan dapat dilihat dari aktivitas atau momen-momen yang mewajibkan treatment disinfeksi itu dilakukan, seperti:
- Setelah ada anggota keluarga yang sakit
- Setelah renovasi atau perbaikan rumah
- Setelah rumah lama tidak ditempati
- Untuk area dengan aktivitas tinggi
Namun perlu diingat bahwa disinfeksi adalah pelengkap dari rangkaian pembersihan, bukan semata-mata bisa membersihkan ruangan secara keseluruhan, tetap lakukan General Cleaning untuk membersihkan ruangan ternyamanmu.